Ringkasan khotbah 18 Mei 2014 oleh Ev. ANAM PENI ASIH

HAK ISTIMEWA ORANG PERCAYA 
1 Yoh 3:1-2; Galatia 4:6-7

Pada umumnya seseorang akan menerima hak setelah melaksanakan kewajiban.
Hal ini berbeda dgn kita menjadi anak-anak Allah.  Tanpa meminta hak kita, Allah sdh memberi, tanpa berusaha kita sdh mendapat. Wah ini sesuatu yg istimewa. Apa istimewanya orang percaya ?
1, DIKASIHI ALLAH – V1a Lihatlah, betapa besarnya kasih yg dikaruniakan Bapa kpd kita, shg kita disebut anak-anak Allah dan memang kita adalah anak-anak Allah. Yoh 3:16 Ia mengaruniakan anak-Nya yg tunggal spy setiap orang yg percaya kpdNya tdk binasa melainkan beroleh hidup yg kekal
Kata KASIH  è Agape  Ã¨ kasih Allah pd manusia yg tanpa syarat.
Kata dikaruniakan – menganugerahkan è DIDOMI : telah memberikan maksudnya Allah memberi, sdgkan manusia tanpa ada usaha apapun tetapi menerima.
Anugerah Allah, pemberian Allah ini adalah hak istimewa bagi orang percaya yaitu karna KASIHNYA manusia selamat dari hukuman dosa.
Allah sdh memberikan semuanya pd manusia, sbg wujud Ia mengasihi manusia, Ia mau menderita, disalibkan dan mati dgn disalibkan. Bisa saja di anggap sesuatu yg konyol,  menderita dan mati utk berdosa. Mungkin ada yg berpikir ada orang yg mau mati utk seseorang yg dianggap benar, namun yg bersedia mati untuk orang yg berdosa hanya Tuhan Yesus. Penghargaan terbesar yg Allah berikan pd manusia adalah keselamatan dan itu pemberian Allah cuma-cuma.  Allah mengasihi manusia tanpa syarat, kasihNya kekal, tdk berubah. Sbg anak2x Tuhan kita sdh menerima hak istimewa dikasihi Bapa, masihkah kita meragukan kasih-Nya ? Mari kita belajar menyadari apapun yg kita alami, apapun persoalan hidup yg sdg terjadi, Allah tetap mengasihi kita.
2. DISEBUT ANAK ALLAH – v1b
Allah mengangkat status kita dari ciptaan Allah menjadi anak-anak Allah. Kita sdh menerima hak istimewa mjd anak2x Allah, kita perlu ingat ada kewajiban yg harus kita lakukan.  Perlu ada perubahan, Tuhan sdh mengubah status kita dari yg manusia yg diciptakan mjd anak Allah. Ini mrp suatu yg istimewa. Dalam Galatia 4:6-7 Paulus memberitahukan bhw anak2x Allah mempunyai hubungan yg dekat dgn Bapa, (kita dpt berseru, memanggil ya Abba, ya Bapa) sewaktu-waktu kita dpt minta pertolongan kpdNya, bahkan mendapat jaminan menjadi ahli waris. Kita yg dahulu hamba/budak dosa melalui pengorbanan Kristus, kita yg percaya kpd Kristus diampuni dosanya, dibenarkan kemudian diangkat mjdi anak2x Allah. Kata Waris – Kleros – bagian. Jadi ahli waris itu menerima warisan dari Allah. Apakah yg diwariskan Allah pada orang percaya ? kasih, sukacita, damai sejahtera dsb.
Kita orang berdosa dikasihi Allah, memiliki status anak Allah dan mendapat jaminan menerima warisan atau bagian dari Allah. Marilah kita hidup sesuai dgn hak istimewa yg sdh kita terima dgn hidup sesuai dgn perintah Tuhan dalam perkataan maupun perbuatan kita dapat menjadi teladan bagi sesama shg juga dlm hidupnya memuliakan Tuhan.  Mempunyai status menjadi anak Allah, ini sesuatu yg istimewa, mari kita  menjalani hidup sesuai dgn status kita. 

(Ringkasan khotbah  18 Mei 2014 oleh Ev. ANAM PENI ASIH)

Ringkasan khotbah 11 Mei 2014 oleh Lz. HERMAN NAPITUPULU

“PERLENGKAPAN ROHANI”  
Efesus 6:10-20

          Ini adalah bagian terakhir surat Paulus kepada Jemaat di Efesus. Setelah pada bagian-bagian sebelumnya disampaikan bahwa Gereja harus memiliki kesatuan hidup dalam kesucian, penuh kasih, bijaksana, senantiasa taat. Maka hal terakhir yang Paulus sampaikan adalah sekarang berjalanlah dalam kesiapan perang. Ketika Paulus menyatakan berjalan dalam perang, ia tidak menggunakan kata-kata ini di pasal-pasal sebelumnya. Terlihat dengan jelas bahwa Paulus ingin membereskan hal-hal internal lebih dahulu dalam Gereja.
Bagaimana caranya memenangkan peperangan rohani ?
1.    Paulus menyatakan bahwa hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasanya. Setan akan berusaha untuk membuat apa saja supaya kita dijatuhkan olehnya. Makah hal yang pertama adalah kita harus bersandar sepenuhnya kepada Allah Tritunggal. Seberapa banyak dari kita yang sadar ketika kita tidak dapat berbuat apa-apa dan kita tidak mampu ? Seluruh peperangan dalam Perjanjian Lama adalah peperangannya Tuhan. Peperangan Tuhan berarti setiap nabi, raja harus bergantung sepenuhnya kepada Tuhan, bersaandar kepada Tuhan. Sama dengan di sini, bersandarlah kepada Allah Tritunggal. Pada saat kita berkata saya mampu, disitu kejatuhan terjadi. Hal yang paling sederhana yang Tuhan bukakan kepada kita di dalam Yosus adalah ketika ia menggempur kota Yerikho dan Ai. Yerikho adalah kota yang besar dan tidak pernah terkalahkan, merupakan jajaran kota terkuat di Kanaan. Karena Tuhan memimpin dan Yosua bersedia mengikuti cara dan rencana Allah, bukan pada pikirannya sendiri, tetapi sungguh-sungguh sadar bahwa ia tidak mampu dengan kekuatannya sendiri, dan ketika diuruh putar-putar ia mau taat karena ini adlaah peperangan Tuhan. Maka seluruh Israel dapat mengalahkan Yerikho. Namun ketika di Ai, Yosua pikir ia telah memiliki pengalaman tidak perlu lagi bergantung pada firman Allah, tidak perlu lagi bertanya dan mencari wajah Allah untuk menggempur Ai, Ai artinya reruntuhan, tetapi menghadapi sesuatu yang demikian kecil, tentara Allah tidak pernah menang. Terhadap tantangan dan dosa sekecil apapun jangan pikir engkau dapat menang kecuali kita sepenuhnya bergantung pada Allah Tritunggal. 
2.    Ayat 11-18, maka Paulus menyatakan perlengkapan senjata Allah, bukan satu tetapi seluruh perlengkapan senjata Allah (ikat pinggang, baju jirah, ketopong, perisai dan pedang) dapat disimpulkan sebagai firman Allah. Jadi setiap anak-anak Tuhan harus mengandalkan firman Tuhan. Yesuspun ketika dicobai oleh setan, maka apa yang dilakukan oleh-Nya adalah Ia menyatakan firman Tuhan, Ia mengutip firman, Ia menyatakan prinsip-prinsip firman kepada Setan. Maka biarlah kita boleh memperdalam hidup kita dengan mengecap dan mengerti firman itu menjadi makanan setiap hari. Jika firman itu tidak kuat, kita hanya dapat bertahan tidak mungkin dapat maju berperang.

Mari kita hidup bergantung mutlak kepada Allah Tritunggal dan senantiasa rajin mentaati firman Tuhan. Percayalah bahwa hanya dengan hidup seperti demikian kita akan memperoleh kemenangan dalam peperangan rohani.   
(Ringkasan khotbah 11 Mei 2014 oleh Lz. HERMAN NAPITUPULU)

Ringkasan khotbah 4 Mei 2014 oleh Ev. ANAM PENI ASIH

BERKAT ROHANI UNTUK ORANG PERCAYA 
Efesus 1:3-8

Tentu dgn mudah kita mengerti, menyebutkan, merasakan berkat jasmani yg Tuhan berikan dlm kehidupan kita masing2x. Tetapi bgm dgn berkat rohani yg sdh Tuhan berikan ? Paulus memberitahukan kpd jemaat  bhw ada kekayaan atau berkat rohani yg lebih berarti, lebih berharga bahkan tidak ternilai harganya namun Tuhan sdh berikan pd orang percaya – Terpujilah Allah & Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yg dlm Kristus tlh mengaruniakan segala berkat rohani di dlm sorga –v3.  APA SAJA BERKAT ROHANI YG SDH TUHAN BERIKAN pada orang percaya ?
  1. DIPILH ALLAH sebelum dunia di jadikan v4a 
Tuhan Yesus pernah mengatakan dlm Yoh. 15:16a Bukan kamu yg memilih Aku, tetapi Akulah yg memilih kamu. Di sini jelas manusia tdk dpt memilih Allah, manusia lebih memilih jalannya sendiri. Dosa menyebabkan manusia binasa. Allah yg berinisiatif, yg memulai lebih dulu memilih manusia bkn perbuatan baik kita. Paulus memandang, pemilihan mrp ungkapan kasih Allah thd manusia berdosa. Bahkan  Allah sdh memilih kita sebelum dunia di jadikan, artinya sebelum dunia ada, sebelum kita dilahirkan, sebelum manusia dpt melihat dunia dsb.
Hal ini berbeda dgn berkat rohani yg Tuhan sediakan, tdk ada andil sedikit pun dari manusia, semua krn kasih karunia (v. 3) diberi dgn cuma2x dan siapapun tdk ada yg dpt mengambilnya. Tuhan memilih manusia ada tujuannya :
V4b  supaya kudus è hagios è ditahbiskan, dikususkan, dipisahkan
Betapa mulianya tujuan Allah dlm memilih manusia, oleh krn itu sbg umat pilihan perlu kita menyadari bhw kita ini berbeda sdh dipisahkan, dikususkan, ditahbiskan – ditetapkan menjadi umat pilihan Allah.
Spy tdk bercacat è dlm terjemahan lain blameless => benar => dibenarkan
Yg bersalah dibenarkan, krn kasih karunia. Mari kita mensyukurinya dan setia pada Allah yg sdh memberikan berkat rohani yg berharga ini.
  1. PENEBUSAN yaitu pengampunan dosa v7 Penebusan è apolutrosis
è pembebasan
Sejak manusia jatuh dlm dosa, manusia menjadi budak dosa, hamba dosa. Hamba/budak dosa ini tdk dpt bebas dari dosa jika tdk ada yg membebaskan, melepaskan budak itu dari dosa. Hanya Tuhan Yesus yg dpt melepaskan manusia dari budak dosa bahkan dgn harga yg sangat mahal melalui darah Kristus, artinya melalui pengorbanan Kristus. Ingat pengorbanan Kristus, gunakan hidup utk melaksanakan keinginan Tuhan bukan keinginan manusia. Hiduplah sesuai dengan keinginan Tuhan yg sdh membebaskan kita dari perbudakan dosa.
Pengampunan dosa è aphesis è pembebasan.
Siapapun manusia membutuhkan pengampunan dosa, krn semua manusia berdosa. Kita dapat membayangkan menderitanya, susahnya manusia berdosa yg tidak diampuni dosanya. Namun kita juga membayangkan sukacitanya manusia yg telah diampuni dosanya. Gambaran dosa itu spt :

Tuhan bukan hanya memberikan berkat jasmani, Tuhan juga memberikan berkat rohani secara Cuma2x : kita dipilih Allah sblm dunia diciptakan, kita mendapat penebusan yaitu pengampunan dosa. Marilah kita bertekat utk setia kepada Tuhan. (Ringkasan khotbah  4 Mei 2014 oleh Ev. ANAM PENI ASIH)

Ringkasan khotbah 27 April 2014 oleh Ev. ANAM PENI ASIH

“Belas kasihan Tuhan”  
Matius 9:35-38

Bagi Yesus semua jiwa sama berharga baik yg di Desa maupun di kota. Tuhan Yesus bukan hanya memperhatikan orang-orang yg mengikutinya tapi juga yg sedang lewat. Tuhan Yesus mengasihi dan peduli pd banyak orang tsb, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan.
Apa yg menggerakkan belas kasihan Kristus ini ?
1.  Orang banyak itu lelah – terjemahan lain dikatakan kuatir, susah, takut, bingung. Mereka lelah karena Ahli Taurat dan orang-orang Farisi membebani mrk dgn tradisi2x nenek moyang.
2.     Orang banyak itu terlantar –  artinya : putus asa, patah semangat, tdk berdaya. Tuhan Yesus  mengumpamakan dgn mengatakan :
-        Orang banyak yg lelah dan terlantar spt domba yg tdk bergembala. Ini mrp gambaran yg menyedihkan. Secara rohani tdk ada yg menuntun, tdk ada yg mengarahkan mrk utk mengenal Allah.
-        Orang banyak diumpamakan sbg tuaian yg banyak. Jika tuaian itu banyak berarti butuh penuai/pekerja yg banyak, krn banyak yg harus dikerjakan.  
Tuhan mengetahui bhw tuaian itu banyak, tapi pekerjanya sedikit, lalu gimana caranya menuai tuaian yg banyak itu ?
  1. Tuhan menyuruh dan memberitahu para murid spy meminta  kpd tuan yg empunya tuaian spy Ia mengirimkan pekerja2x u/ tuaian itu (v38.a). Di sini Tuhan Yesus menyuruh para murid spy berdoa minta kpd Allah, Dia akan memberikan, mengirimkan pekerja2x utk tuaian itu.
  2. TUAIAN  YANG BANYAK di sini melambangkan : Banyak orang yg sdh siap mendengar INJIL – kabar baik, mendengar pesan Allah. Banyak orang yg siap diajak percaya Yesus.
Berbuat baik tanpa memberitakan Injil tdk dpt menyelamatkan
Memberitakan Injil tanpa berbuat baik dpt menjadi batu sandungan.
Sejak manusia jatuh dalam dosa, Tuhan berbelas kasihan dengan mencari Adam dan Hawa. Kasih itu kemudian diwujudkan dgn Ia datang ke dunia mencari dan menyelamatkan manusia. Kasih itu dinyatakan dgn melakukan mujizat, memberitakan Injil, memilih dan mengutus para murid u/memberitakan Injil
Tuhan Yesus pun juga sdh berbelas kasihan pada kita semua. Jika kita percaya Tuhan Yesus, itu karena anugerah Tuhan, krn Tuhan mengasihi kita.
Di sekitar kita banyak orang yg lelah dan terlantar secara rohani. Mereka mrp tuaian yg siap di tuai, mrk siap mendengar kabar baik, mrk butuh berita sukacita. Mungkin mrk adalah tetangga, rekan kerja, pelanggan, orang tua, saudara, mertua  dsb. Bersediakah kita dipakai Tuhan menjadi penuai atau pekerja. Kita mungkin mengatakan sy tdk dapat memberitakan Injil, tapi kita dapat berdoa minta spy Tuhan mengirimkan pekerja utk menjadi penuai dengan memberitakan Injil. (Ringkasan khotbah 27 April 2014 oleh Ev. ANAM PENI ASIH)